September 21, 2008 at 7:20 am 1 comment

09. Daya Tahan Tubuh Kita 80% dibangun di usus


Halo sobat … apa kabar hari ini …?
Merasa masih sehat-sehat saja? Atau sekedar ada keluhan sering sariawan, terasa
demam, flu, lesu kronis, hingga, kadar kolesterol darah berlebihan, lesu kronis, penyakit/gangguan kulit, sindrom pramenstruasi, tumor, penyakit-penyakit degeneratif (hipertensi, stroke, penyakit jantung koroner, diabetes, kadar usam urat berlebihan, kanker dll.). Pernahkah kita berpikir bahwa akar dari masalah-masalah tersebut adalah karena adanya timbunan ampas makanan yang menjadi toxin (racun) dalam tubuh kita? .

Kenapa kita harus detox?

TOKSIN bukan hanya ampas dari makanan yang kita makan dan makanan-makanan yang tidak tercerna, tetapi juga bisa berasal dari zat makanan aditif, udara tercemar, bahan kimia seperti pestisida, logam berat dalam air minum, residu obat-obatan farmasi, dll. Bahkan pikiran dan emosi negatif juga merupakan racun bagi sel-sel tubuh kita. Semua ampas atau zat yang tidak diperlukan tubuh akan diperlakukan sebagai racun (toksin) atau penyakit. Ampas atau toksin juga diproduksi secara alamiah oleh tubuh kita sendiri. Ini merupakan proses metabolisme sehingga tidak dapat kita hindari. Setiap hari di dalam tubuh terjadi pembelahan sel-sel baru. Sisa metabolisme tubuh yang tidak terbuang secara alami melalui kelenjar keringat, tinja, pernapasan, dan juga urin akan berkembang menjadi toksin yang dapat merusak sel-sel tubuh.


Kesehatan Pencernaan Mendukung Daya Tahan Tubuh

Usus adalah bagian tubuh yang pertama terekspos oleh dunia luar melalui makanan yang kita konsumsi”. Hasil riset menunjukkan bahwa 80% pertahanan tubuh berasal dari pencernaan. Usus bukan hanya berfungi untuk penyerapan dan pencernaan makanan tetapi juga merupakan bagian dari sistem imun terbesar dalam tubuh yang mengatasi antigen dan zat berbahaya yang masuk.

Organ vital yang menjadi target dalam program pembersihan racun yang efektif adalah usus besar (pengeluaran) dan liver (detoksifikasi). Hampir semua penyakit degeneratif dapat dihubungkan dengan kondisi keracunan dalam saluran usus (intestinal toxemia). Mengapa? Karena setiap jaringan dalam tubuh mendapatkan makanan dari darah, dan darah mendapatkannya dari usus. Setiap zat yang masuk ke dalam tubuh kita akan terserap ke dalam darah melalui dinding-dinding usus. Artinya, toksin yang berada usus juga akan ikut beredar bersama aliran darah sampai ke sel-sel di seluruh penjuru tubuh kita. Toksin-toksin inilah yang menyumbangkan terjadinya berbagai kondisi penyakit kronis, akut, dan degeneratif.

Salah satu penyebab terbesar terjadinya tokxemia pada usus adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan yang dimasak secara berlebihan atau diproses, yaitu makanan-makanan yang tidak memiliki enzim lagi. Juga kebiasaan lebih banyak makan makanan pembentuk asam, yaitu protein (hewani), pati, lemak. Terlalu banyak menyantap makanan sumber protein (hewani), pati, dan lemak mengakibatkan tubuh mengalami asidosis, yakni kondisi keasaman darah dan jaringan tubuh berlebihan. Asidosis dapat menimbulkan peradangan pada berbagai jaringan dalam tubuh, menyebabkan butir-butir darah melekat satu sama lain, atau terbentuknya jejaring serabut-serabut halus (fibrin) dalam darah.

Salah satu gejala yang dirasakan jika tubuh terlalu asam adalah perut kembung, dan diare, sariawan, dll. Padahal, keseimbangan asam-basa ini perlu dijaga agar fungsi pencernaan berjalan normal. Keadaan ideal yang diinginkan adalah apabila keseimbangan asam-basa jaringan tubuh dan darah manusia (kecuali lambung) berada pada pH 7,35 – 7,45 atau netral cenderung basa. Keseimbangan ini bisa dijaga dengan cara mengkonsumsi lebih banyak makanan buah, sebagian besar sayur-mayur, dan rempah-rempah, karena merupakan makanan pembentuk basa. menjaga keseimbangan Asam dan Basa dalam tubuh sangat mempengaruhi kekebalan tubuh, pencernaan, tulang, hormon dan fungsi organ penting lainnya dalam tubuh.
Mau tau lebih lanjut? Coba deh klik
disini

May 9, 2008 at 6:08 pm Leave a comment

Kuku sebagai indikator kesehatan

Kuku dapat membantu dokter mendiagnosis suatu penyakit:

As early as 400 B.C.E., Hippocrates taught that the nails reflect the condition of the inner body. It is true that abnormalities of the nails can often provide early clues to common medical problems or severe systemic diseases.

Take a few moments and examine your unpolished fingernails under a good light. You will gather a new appreciation for how your lifestyle affects your nails and overall health.

Nails grow at different rates due to age, nutrition, and health factors. Under the best of conditions, a nail grows about .004 inches a day or 1/8 of an inch each month. It takes about six months for a new nail to grow from cuticle to tip.

Use this diagnostic chart to look at and understand the condition of your nails:

Complete loss of nail: Trauma

Nail plate loose: Injury; nail psoriasis; fungal or bacterial infections; medicines; chemotherapy; thyroid disease; Raynaud’s phenomenon; lupus.

Wasting away of nails, nail loses luster and becomes smaller: Injury or disease.

Thickened nail plate: Poor circulation; fungal infection; heredity; mild, persistent trauma to the nail.

Pitted nails sometimes with yellow to brown “oil” spots: Eczema or psoriasis; hair loss condition.

Very soft nails: Contact with strong alkali; malnutrition; endocrine problems; chronic arthritis

Spoon-shaped nails: Iron deficiency; thyroid disease.

Club-like nails growing around swollen finger ends:
Chronic respiratory or heart problems; cirrhosis of the liver.

Horizontal ridges:
Injury; infection; nutrition.

Longitudinal ridges:
Aging, poor absorption of vitamins and minerals; thyroid disease; kidney failure.

Brittle, split nails: Nail dryness; nails in contact with irritating substances (detergents, chemicals, polish remover); silica deficiency.

Infected nails (red, tender, swollen, pus):
Bacterial or yeast infection.

Overlarge moons:
Overactive thyroid; genetics; self-induced trauma (habit tick).

No moons:
Underactive thyroid; genetics.

DISCOLORED FINGERNAILS
Colorless: May indicate anemia.

Red or deep pink: Can indicate a tendency to poor peripheral circulation.

Blue: Blood may not be receiving adequate oxygen due to respiratory disorders, cardiovascular problems, or lupus erythermatosus.

Yellow: Could indicate fungus, diabetes, psoriasis, use of tetracycline, or heredity.

White, crumbly, soft: May be a result of a fungus infection.

Half white/half pink: May indicate fungal infection or, more seriously, kidney disease.
Small white patches: Usually a sign of injury to the nail matrix.

Purple or black: Usually due to trauma, or may also be a sign of vitamin B12 deficiency. A brown or black streak that begins at the base of the nail and extends to its tip could be a diagnostic clue to a potentially dangerous melanoma. See your health care provider.

SUmber : http://www.care2.com/greenliving/fingernail-diagnostics.html

February 15, 2008 at 5:42 pm Leave a comment

08. Cara Konsumsi Melilea

(Disarankan dalam kondisi perut kosong: sebelum sarapan pagi, makan siang dan makan malam; kecuali bagi penderita sakit maag)

A. Untuk Detox dan Memulihkan/Menjaga Kesehatan

a. Tuangkan air putih yang dingin sebanyak 250 s.d 300 cc kedalam gelas bertutup (mis. gelas kaca bekas madu atau pakai produk tupperware)

b. Masukan 1 sendok besar (atau 2 sendok ukuran kecil) bubuk ORGANIK GREENFIELD kedalam gelas, tutup rapat dan langsung dikocok sebanyak 5 -10 kali sampai benar-benar tercampur dan segera diminum (dihabiskan dalam waktu 30 detik).

c. 1/2 jam kemudian minum air putih sebanyak 300 – 350 cc. akan lebih baik apabila setiap hari minum air putih minimal 2 1/2 – 3 liter.

Atau :

Dapatkan rasa gurih, dicampur dengan 1-3 sendok makan bubuk soyabean (susu kedelai).

Masukan bubuk Soyabean terlebih dahulu ke dalam air dalam gelas bertutup, kemudian baru masukkan 1 sendok bubuk ORGANIK GREENFIELD (sendok hanya tersedia di botol ORGANIK GREENFIELD). Langsung dikocok dan segera diminum. JANGAN MENGGUNAKAN AIR / MINUMAN HANGAT ATAU PANAS

B. Untuk MENURUNKAN BERAT BADAN

Disarankan setiap kali mengkonsumsi 1 sendok besar (atau 2 sendok ukuran kecil) bubuk ORGANIK GREENFIELD dan 1-3 sendok makan bubuk Soyabean, dan hanya menggunakan jus tomat / jambu bangkok / lemon / jeruk nipis / buah buahan yang tidak terlalu manis (hindari buah buahan yang terlalu manis)

Terapi Puasa Organik :

a. Minggu I :

7 hari puasa – tidak makan nasi & tidak makan lauk pauk yg berlemak

Yang dimakan hanya : GFO dan Buah-buahan, sayur & air putih + 3 lt/hari

b. Minggu II, III, IV :

Boleh makan 3x sehari, dengan ukuran ½ porsi dari biasanya + GFO dan Buah-buahan, sayur & air putih + 3 lt/hari

c. Setelah minggu ke IV: Disarankan untuk menerapkan pola makan Food Combining.

C. Bagi penderita sakit maag : pengkonsumsian 2 sendok bubuk ORGANIK GREENFIELD disarankan untuk dicampur dengan 3 sendok Soyabean, dikonsumsi sesudah makan.

Ayo donk … Jangan tunggu racun semakin menumpuk di tubuh anda dan menyebabkan beragam penyakit. Segera konsumsi GREENFIELD Organic untuk menguras kotoran yang menumpuk dalam tubuh Anda dan dapatkan kualitas hidup yang lebih baik!!!

February 15, 2008 at 5:40 pm 1 comment

08. Organic Apple Juice Melilea


…akhirnya datang juga ….

Mulai akhir Mei 2008 sudah bisa didapatkan bubuk Organic Apple Juice Melilea yg lezat, 400gr dengan harga konsumen Rp. 135.000,- dan jika sudah member bisa beli dengan harga Rp. 121.000 (jauh banget kan bedanya …).
Dengan adanya juice Apple Organik ini, rutinitas konsumsi juice jadi lebih mudah dan
ringkas, tinggal seduh pakai air dingin … jadilah, minuman sehat nan menyegarkan.

Kenapa harus minum jus apel (terutama yg organik)? karena manfaatnya sangat banyak bagi daya tahan tubuh dan kesehatan secara umum, diantaranya adalah :
· Mengendalikan dan menstabilkan berat badan
· Membantu menunda proses penuaan
· Melawan arthritis (radang sendi)
·Menurunkan kolesterol · Menurunkan tekanan darah
· Meningkatkan HDL
· Menstabilkan gula darah
· Obat peyakit jantung
· Memperbaiki otot pencernaan pd saluran pembuang
· Mengatasi sembelit & diare

Manfaat jus apel masih tambah satu lagi nih (bagiku ini yg terpenting) ;
An apple peel a day might help keep cancer at bay –
according to Rui Hai Liu, Cornell associate professor of food science, who has identified a dozen compounds — triterpenoids — in apple peel that either inhibit or kill cancer cells in laboratory cultures. Three of the compounds have not previously been described in the literature. “We found that several compounds have potent anti-proliferative activities against human liver, colon and breast cancer cells and may be partially responsible for the anti-cancer activities of whole apples,” says Liu, who is affiliated with Cornell’s Institute of Comparative and Environmental Toxicology and is senior author of the study, which is online and published in the Journal of Agricultural and Food Chemistry. Sumber info tersebut, berasal dari sini nih : naturalnews.com

February 15, 2008 at 5:38 pm Leave a comment

07. Awet Muda dan Bebas Kanker

Ingin bebas kanker, umur panjang, dan awet muda? Konsumsi dari sekarang sayur-mayur dan buah-buahan.


Alika, 45, divonis kanker paru-paru stadium lanjut. Gaya hidupnya yang tak sehat, merokok, tak pernah berolahraga, mengkonsumsi makanan berlemak jahat, sering lembur hingga pagi hari. Alika shocked. Seorang teman kemudian mengajaknya berobat ke seorang dokter yang terapinya berbeda dengan dokter lainnya. Alika diminta mengubah gaya hidupnya. Dia berolahraga, tak lagi merokok, dan menghindari makanan berlemak jahat. Ia disarankan mengkonsumsi buah dan sayur-mayur. Alika menurut, setiap hari dia makan brokoli, slada, alpukat, chery organik. Mengonsumsi makanan mentah yang itu-itu saja memang tak enak. Tapi khasiatnya, membuat Alika sanggup mengkonsumsinya dengan tujuan untuk memulihkan kondisi tubuhnya. Hasilnya hidup Alika jauh lebih sehat. Dokternya sampai geleng-geleng kepala, melihat perubahan pada diri Alika. Tiga tahun berlalu, Alita masih bertahan. Pada keluarganya, dokter mengatakan bahwa kondisi Alita luar biasa. Padahal dari diagnosa kanker paru yang diidapnya, Alika diprediksi hanya dapat bertahan hidup paling lama satu tahun.

Mau baca kelanjutan ceritanya? klik disini

February 15, 2008 at 9:58 am Leave a comment

06. Melicinkan kulit dengan masker bubuk GFO Melilea

Ini mau sharing pengalaman pribadi dan sudah diikuti oleh beberapa teman.

Suatu hari … pas pengen bersih-bersih muka (biasanya males tuh..) ternyata masker favorit habis. Tiba-tiba inget sama bubuk Green Field Organik Melilea yang kata upline saya; Gfo itu bisa digunakan untuk menyembuhkan luka.
Jadi tidak ada salahnya kan … kalau dicoba juga untuk masker wajah (niatnya sekalian mengobati jerawat yg kayaknya betah banget tuh ngendon di kulit muka saya).
Trus … diambillah sedikit GFO (seujung sendok teh) dicampur dg beberapa tetes air (sengaja dibikin cair nih) langsung dioleskan ke wajah (musti cepet nih … biar ga menggumpal – jadi jeli).
Beberapa menit kemudian, wajah rasanya kencang – persis kalau kita pasang masker gitu …

Setelah 10-20 menit, wajah bisa dibersihkan dengan handuk dan air hangat.
Karena belum sempat beli masker yg beneran dan rasanya nyaman pakai masker GFO Melilea … jadi keterusan … tiap hari dipakai selalu (kadang pagi-pagi bangun tidur atau malam hari),
Hasilnya …? setelah beberapa hari …. kulit lebih lembut, bersih (dari jerawat) dan lebih cerah. Pokoknya sip deh … ! monggo …. silakan dicoba sendiri.

February 15, 2008 at 9:36 am 1 comment

05. Melilea Greenfield Organik, Makanan apa itu?

Melilea dalam bahasa mandarin artinya berubah cantik, siapa saja yang mengkomsumsi produk melilea greenfield organik dalam 14 hari dengan cara yang benar maka …. insyaAllah akan kelihatan lebih muda dan segar.

Selain mempercantik, Greenfield Organic dapat membantu dalam memulihkan:

Kanker, tumor, sembelit, wasir, jerawat, terlalu gemuk, terlalu kurus, reumatik, asam urat, nyeri otot, asma, jantung, lupus, flek pada kulit wajah, haid tidak normal, miom, kista, liver (hepatitis), maag, pencernaan, glaukoma, kencing manis (diabetes), penyakit kulit, alergi, insomnia, sulit tidur, darah tinggi, dll.

Para dokter ahli naturopathy percaya bahwa toksin yang terkumpul di dalam tubuh, dan bukan kuman adalah penyebab utama datangnya penyakit. Bakteri dan patogen hanya berdampak ketika kita terlalu banyak sisa-sisa pembuangan didalam tubuh kita. Hal itu menyebabkan kita lemah dan kurangnya daya tahan tubuh.

Ada 4 faktor yang menyebabkan kita mudah di serang penyakit ringan ataupun mematikan, dan cepatnyaperubahan kulit menjadi kelihatan lebih tua :
1 . Faktor pencemaran pertanian,
nasi yang kita makan hari ini telah tercemar pestisida dan pupuk pupuk kimia, kita masih ingat orang orang zaman dulu panennya hanya 1 kali dalam setahun karna tidak memakai pestisida dan pupuk kimia sehingga bisa hidup ratusan tahun
2 . Pencemaran peternakan.
ayam yang kita makan hari ini usianya 28 hari ,karena sudah di suntikan hormon penumbuh maka keliatan besar dan gemuk,ayam kita makan tentunya bersama hormon penumbuh tadi,dan akhirnya mudah terserang penyakit dan cepat tua.
3 . Pencemaran pengawet.
di zaman sini kita banyak sekali menjumpai dan memakan makanan yang di awetkan sehinggah zat zat pengawet ikut termakan.
4 . Pencemaran air.
sekarang berbagai macam cara manusia mengolah air minum untuk mendapatkan keuntungan
tampa memperhitungkan kesehatan orang lain.
Intinya …datangnya penyakit semua berasal dari apa yang masuk ke dalam perut kita.

Menurut teori pengobatan alami, bila kita menggunakan makanan organik sampai pada tahap tertentu, pemulihan tubuh kita mulai bereaksi, tubuh kita akan mengalami 4 tahap pemulihan kembali :

1 . Jangka waktu reaksi organik dalam tubuh:
setelah menggunakan makanan organik pembuangan toksin pada tubuh secara alami dan pembersihan dalam tubuh akan terjadi, metabolisme tubuh kita akan di aktifkan dan reaksinya :
-meningkatkan pemulihan kerusakan mental
-meningkatkan kesehatan jasmani
-mengurangi kecenderungan kelelahan
-wajah terlihat lebih berseri dan bercahaya
-kulit anda lebih berseri
-menambah sifat kejantanan
-untuk jangka masa pendek, kita mungkin merasa pening, hal tersebut di sebabkan
karena kewaspadaan kita telah meningkat dan dapat menyebabkan kurang tidur,
namun hal tersebut tidak akan membuat kita merasa lelah atau berpengaruh buruk

2 . Jangka waktu proses pembersihan racun (toksin)
Menurut teori pengobatan alami,faktor utama rasa sakit adalah toksin.manusia masa kini makan dan minum secara tidak terkontrol,banyak makanan mengandung toksin,obat obatan dan pupuk kimia,selain itu proses pengeluarannya yang tidak sempurna, juga tekanan mental terus menerus , penyalahgunaan obat serta faktor lainnya itu akan menyebabkan tubuh kita di penuhi oleh toksin , hal tersebut menjadi penyebab utama penyakit-penyakit kronis/menahun, oleh karena itu untuk menjaga kesehatan kita harus membersihkan toksin atau mengeluarkan racun yang mengindap di dalam usus kita.

Makanan organik akan menjadikan metabolisme tubuh kita meningkat dan menyebabkan toksin keluar dari tubuh, mengurangi sifat asam dari dalam tubuh, sering membuang air besar dan warna kotoran bertambah gelap, sebagian lainnya mengalami gatal-gatal di wajah, dan lendir akan sedikit meningkat, sebagian lagi mengalami batuk dan cepat marah, mungkin juga mengalami sakit tenggorokan, bahkan sampai kehilangan suara atau pilek, beberapa wanita akan mengalami penambahan darah haid atau mengalami haid dalam waktu yang lebih lama atau sedikit terlambat.

3 . Jangka waktu rasa sakit sementara :
jangka waktu rasa sakit pada badan mugkin bertambah apabila makan organik merangsang pengaliran darah di dalam tubuh, pada saat pembersihan toksin dimana tubuh mengalami penyembuhan alami, anda mungkin mengalami rasa sedikit tidak enak badan, hal tersebut merupakan tanda-tanda yang baik karena menunjukkan bahwa produk tersebut sedang bereaksi, rasa sakit akan hilang dalam waktu yang tidak terlalu lama.

4 . Jangka waktu pertumbuhan kembali sel sel yang membuat terasa lelah:
sel tubuh kita akan tumbuh kembali dan emosi kita mungkin mengalami beberapa ke tidak stabilan pada saat itu, hal ini adalah dampak pembersihan racun(toksin) yang alami dan cepat, pada saat itu dapat sedikit terjadi perasaan lelah namun tidak akan berlangsung lama.

Setelah mengalami ke-empat tahap tersebut, fungsi tubuh akan diaktifkan akibat pembersihan toksin(racun), seluruh fungsi sel sel dalam tubuh akan kembali aktif, hal itu akan memberi kita kehidupan yang lebih harmonis.
*lebih bertenaga
*kulit lebih berseri dan halus
*noda hitam dan tanda penuaan akan hilang, wajah akan terlihat
lebih menarik,dan lebih muda dari sebelumnya.

February 2, 2008 at 9:09 pm Leave a comment

04. Susu Kedelai Organik Melilea


Memperkenalkan Susu Kedelai Organik dari Melilea yang dihasilkan dari kacang kedelai dengan kualitas terbaik dari Heilong Jiang Cina. Kedelai ini ditanam pada lingkungan tanah yang subur dengan air dan udara yang bebas polusi.

Rasa gurih tanpa bahan pengawet dengan proses pembuatan yang unik dan kualitas kacang kedelai yang baik, serta kupas kulit dan lepas biji kacang membuat kadar purin berkurang. Kebaikan dan nilai gizinya tetap dijaga tanpa tambahan bahan pengawet. Minuman Instan Melilea Susu Kedelai Bubuk dengan rasa lembut dan asli tanpa rasa langu.

Nilai gizi dari kacang kedelai, terkenal dengan nilai gizinya yang tinggi, mengandung protein lengkap dan mengandung 8 asam amino yang penting dan diperlukan oleh tubuh manusia. Tidak seperti makanan lain yang mengandung lemak jenuh dan tidak dapat dicerna khususnya pada makanan hewani, kacang kedelai tidak mengandung kolesterol, mempunyai rasio kalori yang rendah dibandingkan protein dan sebagai makanan yang tidak menggemukan. Kacang kedelai juga mengandung kalsium, besi, potassium, phosphorous,kaya vitamin B kompleks dan susu kedelai setara dengan ASI (air susu ibu).
Khasiat kacang kedelai, untuk menyembuhkan penyakit diabetes, ginjal, anemia, rematik, diare, hepatitis, hipertensi, mencegah osteoporosis (pengeroposan tulang) dan menurunkan berat badan.

Kandungan Susu Kedelai Melilea :

  1. Tidak mengandung kolesterol
  2. Mengandung protein 11 kali lebih tinggi, 3 kali lebih banyak dibanding telur & 1,5 kali dari keju.
  3. Protein sayuran lengkap dibutuhkan tubuh
  4. Mengandung kalsium 3 kali lebih tinggi, menghasilkan kalsium lebih tinggi dan mempertahankan kadar kalsium untuk mencegah osteoporosis (pengeroposan tulang)
  5. Untuk anak dan bayi normal termasuk yang alergi terhadap susu sapi karena mengandung isoflavones
  6. Mengandung phytoestrogens alami
  7. Mengandung lesitin Mengandung saponin

Cocok untuk segala usia :

Bayi (setelah usia 6 bln) : Sangat sesuai bagi bayi yang mempunyai masalah sistem pencernaan dan alergi terhadap susu sapi.

Anak-anak : Memberi makanan yang bergizi untuk memperkuat daya ingat serta meningkatkan pertumbuhan badan.

Wanita hamil : Membantu memberikan gizi yang mencukupi seperti kalsium dan protein baik untuk ibu maupun bayinya.

Remaja dan dewasa : Membantu menurunkan kolesterol serta seluruh gizi yang diperlukan.

Lanjut usia : Membantu menghasilkan tenaga dan meningkatkan kesehatan secara umum.

February 2, 2008 at 7:54 pm 4 comments

03. Mengapa MAKANAN ORGANIK lebih SEHAT?

Tren mengonsumsi makanan organik memang mulai meningkat seiring dengan kesadaran akan betapa pentingnya faktor makanan bagi kesehatan.  Sebagian masyarakat bahkan rela mengeluarkan bujet lebih besar demi mendapatkan buah-buahan atau sayuran organik yang di Tanah Air relatif masih terbilang lebih mahal ketimbang jenis biasa.

Mengonsumsi makanan organik secara konsisten diyakini dapat menjadi upaya mempetahankan diri dari ancaman beragam penyakit. Makanan organik dinilai sehat karena pada saat proses penanaman sampai panen tidak mengalami proses kimiawi atau menggunakan bahan sintetik, seperti pestisida, herbisida, pupuk dengan kandungan kimia, penyuntikan hormon atau antibiotik, serta prosesnya tanpa radiasi ionisasi maupun pemodifikasian genetik. Karena itu, proses yang natural tersebut aman untuk dikonsumsi oleh tubuh.

KLIK - DetailKESADARAN LINGKUNGAN
Bagaimana dengan pangan konvensional? Pangan konvensional, kebanyakan diusahakan secara modern, dengan menggunakan teknik budidaya seperti pupuk buatan, pestisida dan bibit unggul.

Kekhawatiran orang terhadap pangan konvensional tidak lepas dari digunakannya bahan kimia. “Tak sedikit orang yang mempertanyakan keamanan residu pertisida dalam bahan makanan yang dikonsumsi sehari-hari yang kemungkinan dapat berakumulasi dengan tubuh. Padahal, ada sinyalemen bahwa residu pestisida dalam tubuh manusia bisa bersifat karsinogenik atau menyebabkan kanker.”

Para petani di negara-negara maju sebagian besar sudah melek pengetahuan. “Sehingga mereka mau mengikuti aturan tentang dosis pupuk dan pestisida. Ini berbeda dengan petani-petani di negara yang sedang berkembang yang pendidikannya rendah. Kemampuan untuk menyerap informasi teknologi menjadi kurang maksimal. Akhirnya, penggunaan pupuk dan pestisida kurang memperhatikan aspek lingkungan,” lanjutnya.

Kebanyakan orang mengonsumsi makanan organik karena dorongan dan kesadaran akan lingkungan, “Serta demi penyelamatan kesehatan generasi penerus. Dengan mengonsumsi pangan organik, mereka dianggap berjasa menyelamatkan lingkungan dan meminimalkan penggunaan pestisida maupun pupuk buatan,” terang Khomsan.

Pangan organik dianggap lebih bersahabat dengan lingkungan, karena mengambil dari alam dan mengembalikannya kembali ke alam sambil menjaga keragaman hayati (tidak perlu membunuh makluk hidup secara berlebihan karena penggunaan musuh alami atau pestisida dari bahan tanaman sendiri).

Pengendalian hama dilakukan dengan penggunaan pestisida seminimal mungkin, dan semaksimal mungkin menggunakan hama-hama alam, seperti serangga. “Yang jelas, produk organik ini dinilai telah berjasa menyelamatkan lingkungan dengan meminimalkan penggunaan pestisida dan pupuk buatan.”

YANG HARUS DIPERHATIKAN
1. Pilihlah sayuran, buah-buahan atau daging yang memang telah memiliki label jelas.

2. Cucilah sayur atau buah organik dengan air yang mengalir (keran) beberapa kali, atau cuci dengan kalium fermanana yang merupakan bagian dari pencuci hama. Tujuannya agar sayuran terhindar dari sisa telur ulat.

3. Rebuslah sayuran dengan panas yang cukup, sehingga telur atau bakteri yang menempel akan mati.

Sumber : Kompas, 23 Mei 2008 & Tabloid Nova, No. 1014 Thn. XVIII, 2007

February 2, 2008 at 7:20 pm Leave a comment

Older Posts


Daya Tahan Tubuh Kita 80% dibangun di usus

Melilea Greenfield Organik adalah makanan alami yang dibuat dari 20 lebih jenis sayuran, buah-buahan dan biji-bijian yang berfungsi untuk membuang toksin serta membersihkan saluran usus kita.

Categories

Membutuhkan Melilea?

Silakan Hubungi : Tuti (0271) 2001013 Nono (0271) 655691 / 088802955245 Jl. Joyodiningratan 339 Solo

 

January 2012
M T W T F S S
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Recent Posts

Top Clicks

  • None

Flickr Photos

juice

Skin Care

soya

organic-b

More Photos

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.